Salah satu teman saya meminta saya untuk membuat artikel tentang MLM, namun baru sekarang saya bisa membuatkannya. Lagi, sudah satu minggu ini saya tidak update artikel sama sekali dikarenakan kesibukan kuliah.

Jadi pada artikel ini saya akan bahas tentang bisnis yang sebenarnya ini sudah lama ada, yaitu MLM.

Saya akan bahas binis ini apa adanya, jika buruk ya memang buruk. Bisa anda research sendiri di Google banyak mana testimoni yang baik atau buruk.

Disini saya akan lebih banyak menampilkan testimoni dari para orang yang pernah ikut bisnis ini, yang saya ambil dari grup facebook dan forum kaskus.

Apa itu MLM?

MLM singkatan dari multi level marketing atau pemasaran berjenjang di mana tenaga penjual (sales) tidak hanya mendapatkan kompensasi atas penjualan yang mereka hasilkan, tetapi juga atas hasil penjualan sales lain yang mereka rekrut.

MLM biasa disebut juga dengan sistem piramid. Berikut ini gambar yang menjelaskan tentang sistem MLM.

Dari gambar diatas anda sudah bisa bayangkan bukan bahwa yang diuntungkan hanya segelintir orang. Sitem piramid seperti ini paling banyak ruginya dari pada untungnya.

Ya memang selain mereka dapat untung dari mengajak orang lain mereka juga bisa dapat untung dari jualan produk dari perusahaan MLM tersebut. Namun, perlu dicatat untungnya sangat kecil dan produknya juga tidak menjual, hanya berupa obat dan suplemen.

Apa anda kenal produk namanya propolis? padahal itu adalah produk paling terkenal mereka. Jika anda tidak kenal apalagi tidak pernah makai, maka fix omongan saya soal produknya tidak menjual adalah tepat.

Perusahaan yang menganut sistem MLM

Dulu ada namanya MNI (Melia Nature Indonesia) yang kemudian ganti nama menjadi MSS (Melia Sehat Sejahtera). Ini adalah MLM yang paling terkenal di Indonesia. Ya meskipun ada banyak bisnis semacam ini.

Anda jangan bingung disini saya menggunakan istilah MLM, MSS, dan MNI semua itu adalah sama.

Kenapa MLM banyak dicibir?

MLM banyak tidak disukai oleh orang karena banyak hal mulai dari penipuan, merendahkan pekerjaan orang lain, sampai cara mereka untuk mempengaruhi anggota MLM lainnya.

Silahkan lihat pengalaman berbagai anggota MSS/MNI yang di screen capture dari grup anti MNI dibawah ini.

Mereka juga memberi imingi-imingi yang menggiurkan kalo udah bintang sekian anda dapet kapal pesiar, kalo udah dapet downline sekian anda dapet sepeda motor, blablabla.

Pengalaman pribadi di rekrut oleh teman

Saat SMA saya aktif disalah satu forum terbesar di Indonesia yaitu kaskus. Diforum itu sudah banyak yang bahas tentang kebejatan MLM. Dari kaskus juga awal saya tahu tentang bisnis ini.

Saya pernah di rekrut oleh tiga teman dekat saya sendiri, saya ingat saat itu saya kelas 2 SMA. Saya dihubungi oleh salah satu teman saya dan dia nawari pekerjaan menjanjikan yang mudah dilakukan, dia tidak mau menjelaskan lewat telepon tapi dia mau saya kerumahnya dan akan dijelaskan.

Saat itu saya sedikit kepikiran tentang MLM dari bahasa dia waktu telpon, tapi saya tetap positif aja bahwa ini bukan MLM. Ok saya langsung kerumahnya, kaget ternyata disana ada 2 teman saya yang lainnya.

Didudukanlah saya disitu, sebelum mereka ngomong saya sudah sangat yakin ini akan bahas MLM. Dan benar saja saya diprospeki, mereka menujukan kartu keanggotaan MNI nya dan menawarkan kalau saya ikut gabung dan berhasil menarik anggota lagi/menjual produk dari MNI maka saya akan dapat komisi yang menjanjikan.

Mereka juga cerita habis ada kumpul dengan anggota MNI yang lain dan mereka pada kelihatan kaya, ada yang bawa mobil pula. Dan bla bla bla pokoknya tinggi-tinggi lah omongannya.

Saya dengerin saja karena terpojok, dalam hati kaget kok teman-teman saya bisa ikutan bisnis ginian. Diakhir saya tolak tawaran mereka dengan halus.

Dan Lagi ketika saya kuliah semester 4 kalau gk salah, saya hampir kena prospek i lagi sama anak MSS. Bodohnya saya sampai kena 2x, tapi yang kali ini dia bilangnya ngajak saya ikut seminar gratis.

Ya namanya teman dekat, dia ngajak yauda saya ikut saja. Saat itu lokasi seminarnya ada di daerah sekitar mall TP. Boncengan saya sama dia dari kampus menuju ke lokasi.

Masuk gedung mau parkir digerbang saya lihat banyak anak2 pakai jas MSS, anjirr. Saya langsung tanya dengan nada tinggi ke temen saya, “Kamu ikut MSS?” dia balik tanya “Kamu udah ngerti MSS ta?” karena panas meresa ditipu saya bilang “Kamu masuk aja sendiri, aku tunggu diparkiran!”.

Kesimpulan

Alhmadulillah saya dari dulu tidak pernah gabung ke MLM manapun, meski yang rekrut adalah teman dekat sendiri. Toh, teman-teman saya yang dulu prospeki saya semuanya juga tidak ada yang bisa menujukan omongan mereka dulu.

Saya tidak melarang anda pembaca untuk mengikuti binis MLM ini, tapi disini saya hanya berbagai testimoni dari berbagai anggotanya yg telah sadar dan menyarankan agar hati-hati.

Saya adalah orang yang dari dulu sangat tidak suka dengan bisnis ini, sampai ketika saya jadi MABA banyak senior-senior yang share bisnis ini ke grup MABA. Kebetulan saat itu saya adalah adminnya, tidak saya kasih kesempatan/peringatan, langsung saya kick. Ada belasan mungkin yang saya kick, sampai saya diserang personal sama salah satu anggotanya, tapi bodoh amat.


Komentar