Domain adalah salah salah satu faktor terpenting sebuah website, karena ini merupakan sebuah alamat atau nama dagang. Setiap domain memiliki kegunaanya masing-masing dan semua domain yang ada di Indonesia ini dikelolah oleh Pandi.

Domain sendiri banyak macamnya ada .com .net .org .co.id .go.id dll. Namun kali ini saya akan khusus bahas domain resmi yang berbuntut .id (Indonesia).

1. co.id (Company Indonesia)

Saya rasa kebanyakan orang tidak asing dengan domain yang satu ini, karena jumlah penggunanya di Indonesia sendiri cukup banyak. Domain ini biasanya digunakan oleh perusahaan yang berada di Indonesia.

Salah satu contohnya adalah telkomsel.co.id, domainesia.co.id, kriditcepat.co.id. Mereka adalah perusahaan perusahaan yang memang resmi di Indonesia mangkanya bisa pesan domain .co.id

Syarat untuk pemesanan domain .co.id adalah,

  • KTP Republik Indonesia
  • NPWP Perusahaan/SIUP/TDP/Akta Pendirian Perusahaan/Surat Izin yang setara. (Surat izin yang setara adalah surat izin dari kemenkumham)
  • Sertifikat Merek (bila ada)

2. go.id (Government Indonesia)

Jika .co.id banyak diketahui karena banyak digunakan, kalau .go.id ini diketahui karena sering diakses oleh masyarakat Indonesia. Bagaimana tidak karena domain ini dikhususkan untuk lembaga pemerintahan yang ada di Indonesia.

Contohnya adalah kominfo.go.id, bkn.go.id, pajak.go.id. Domain jenis ini tidak dikhusus untuk masyarakat umum. Pengajuannya pun tidak bisa melewati jasa penyedia seperti niagahost/domainesia, tapi langsung urusannya ke Pandi dan Kominfo.

Syaratnya bisa dilihat disini https://domain.go.id/index/persyaratan

3. ac.id (Academy Indonesia)

Buat mahasiswa atau yang calon mahasiswa baru pasti tidak asing dengan domain satu ini. Ya, sesuai namanya domain ini khusus untuk perguruan tinggi, bisa negeri ataupun swasta.

Contohnya adalah its.ac.id, ub.ac.id, uinsby.ac.id. Syarat untuk mengajukan domain ac.id adalah,

  • KTP Republik Indonesia
  • SK Pendirian Lembaga dari Kementerian/Lembaga yang berwenang sesuai Peraturan perundang-undangan
  • Surat Keterangan Rektor atau Pimpinan Lembaga

4. sch.id (School Indonesia)

Kalau yang satu ini dikhususnya untuk lembaga sekolah SD/MI, SMP/MTs, SMA/MA. Saya sendiri tidak tahu kepopuleran domain ini, karena dijaman saya sekolah masih belum seberapa tenar website-website sekolah.

Contohnya sman19sby.sch.id, smpn3-mlg.sch.id. Syarat untuk mengajukan domain ini adalah,

  • KTP Republik Indonesia
  • Surat Keterangan Kepala Sekolah atau Kepala Lembaga
  • SK ijin operasional sekolah

5. or.id (Organization Indonesia)

Seorang aktivis sosial atau sejenisnya pasti tidak asing dengan domain ini. Or.id adalah domain untuk organisasi resmi yang memiliki legal standing di Indonesia.

Contohnya nu.or.id, yayasanalkahfi.or.id. Syarat untuk mengajukan domain .or.id adalah,

  • KTP Republik Indonesia / Paspor yang masih berlaku
  • Akta Notaris atau Surat Keterangan dari organisasi yang bersangkutan
  • SK mengenai susunan pengurus organisasi/lembaga tidak dapat lagi dipergunakan lagi untuk memenuhi persyaratan pendaftaran domain or.id. Harus dilengkapi dengan surat permohonan pendaftaran domain dari organisasi/lembaga terkait

6. ponpes.id (Pondok Pesantren Indonesia)

Domain ini baru sebenarnya jadi saya rasa belum banyak yang menganalnya. Di Indonsia sendiri sangat banyak pondok pesantren dan dulu mereka masih menggunakan domain sch.id untuk websitenya. Semenjak ada .ponpes.id sekarang sudang banyak pondok pesantren yang beralih ke domain ini.

Contohny ada hidayatussalaam.ponpes.id, almanar.ponpes.id. Syarat untuk mengajukan domain .ponpes.id adalah,

  • KTP Republik Indonesia / Paspor yang masih berlaku
  • Surat Keterangan pimpinan Pondok Pesantren atau Pimpinan Lembaga perihal pendaftaran nama domain
  • Untuk nama domain yang didaftarkan harus sesuai dengan nama pondok pesantren yang mendaftarkan.

7. my.id (Name Indonesia) dan biz.id (Business Indonesia)

Kenapa saya jadikan satu untuk ini? karena sebenarnya dua domain ini memiliki tujuan yang sama, yaitu untuk UMKM/Usaha Mikro. Dimana jika mereka ingin menggunakan domain .co.id maka itu akan rumit karena untuk bikin perusahaan besar biayanya mahal.

Selama ini mereka yang memiliki usaha mikro menggunakan domain Internasional untuk mensiasatinya, maka dari itu Pandi mengeluarkan dua domain ini.

Syarat pengajuan domain my.id dan biz.id adalah sama yaitu,

  • KTP Republik Indonesia / Paspor yang masih berlaku

8. web.id (Website Indonesia)

Domain ini ditujukan untuk website personal atau perorangan, biasanya digunakan untuk blog. Namun masih jarang yang minat menggunakan domain jenis ini, apalagi jika yang di incar adalah ads.

Disisi lain domain ini memiliki harga yang relatif murah dibanding domain yang lainnya. Untuk syarat pengajuan .web.id adalah,

  • KTP Republik Indonesia / Paspor yang masih berlaku

9. .id (Indonesia)

Domain ini bisa dibilang sudah cukup lama yaitu diluncurkan tahun 2014 sudah ada namun baru tenar akhir-akhir ini karena rame orang-orang bikin akun ig dikasih .id meski mereka tidak punya website.

Domain ini bisa dimiliki oleh siapapun bahkan orang asing (bukan warga negara Indonesia) dan bebas digunakan untuk keperluan apapun. Hampir sama dengan domain Internasional yaitu .com. Bedanya adalah domain .id servernya ada di Indonesia jadi lebih cepat jika diakses orang dalam negeri sendiri.

Syarat untuk mengajukan domain .id adalah tidak ada, ya tidak ada syarat apapun, tinggal pesan dan bayar saja.

Kesimpulan

Domain sendiri adalah sebuah nama dari website tidak kurang dan tidak lebih. Domain dapat dibagi jadi dua, yaitu domain umum (Internasional) dan domain resmi.

Dimana domain umum ini adalah domain yang bisa digunkan oleh seluruh orang didunia bebas dan tidak ribet untuk syaratnya. Sedangkan domain resmi adalah domain yang penggunaannya diatur oleh undangan-undangan negara, jadi tidak bisa semua orang menggunakannya secara bebas.

Semua domain yang ada di Indonesia baik itu yang resmi ataupun yang umum dikelolah oleh perusahaan Pandi, semua syarat-syarat yang diajukan sebenarnya dikirim ke Pandi ini.

Sebanarnya masih ada beberapa lagi domain .id yang tidak saya bahas karena kurang populernya domain tersebut, namun jika ada kesempatan akan saya bahas di kemudian hari.


Komentar