Jika kita mau ngobrol tentang framework CodeIgniter maka kita tidak bisa lepas dengan yang namanya MVC. Sudah jadi pengetahuan umum bahwa CodeIgniter menganut konsep MVC. MVC sendiri adalah singkatan dari Model View Controller.

Apa itu model view dan controller? Dan bagaimana cara kerja konsep MVC ini? Untuk menjawab pertanyaan itu saya akan coba jelaskan dibawah,

Pengertian Model View Controller

Jika anda mengembangkan perangkat lunak dengan framework CodeIgniter minimal anda harus bekerja dengan tiga hal tersebut.

Secara umum fungsi model adalah untuk urusan database. Seperti select, insert, update, dan delete.

Sedangkan view untuk urusan tampilan UI. Dalam hal ini brarti html, css, javascript dan semacamnya.

Dan controller untuk mengontrol setiap halaman. Artinya controller ini bisa diartikan untuk menjembatani antara model dan view.

Contoh Studi Kasus

Katakan anda ingin menampilkan sebuah data dari database.

Model: Maka pertama anda harus membuat function untuk query select di model anda.

View: Kemudian setelah itu anda harus buat desain tampilan tabel untuk menampikan data anda.

Controller: Terakhir anda harus buat function di controller anda untuk memanggil model dan view yang telah anda buat untuk dijadikan satu dalam controller.

Apa Tidak Bisa Keluar Konsep MVC?

Kadang ada programmer yang melakukan query didalam Controller, sampai paling parah ada yang melakukan query pada View. Apa hukumnya hal tersebut?

Secara umum itu masih bisa dilakukan, tapi tentu itu menyalahi konsep MVC dan akan menggangu performa dari codeIgniter.

Jika saran saya jangan melakukan hal-hal tersebut, karena ini menyangkut profesionalitas dalam mengembangkan aplikasi. Bisa-bisa nanti orang lain yang akan mengembangkan aplikasi anda dibuat kebingungan dengan alur program anda.

Analoginya gini, apa bisa minyak goreng itu diminum? Tentu bisa tapi bukan itu fungsinya. Minyak goreng ya untuk goreng masakan, kalau mau minum ya cari air putih. Sama halnya model, view, dan controller harus digunakan secara bijak.


Komentar